Home / Keindonesiaan / Agama dan Budaya

Agama dan Budaya

Di kalangan kaum muslim indonesia, pandangan mengenai agama dan budaya belum mendapat kejelasan. Ketidakjelasan itu dengan sendirinya berpengaruh langsung terhadap penilaian tentang ekspresi keagamaan kultural khas indonesia. Dan bagi kebanyakan orang muslim pada umumnya, agama dan budaya tidak dapat dipisahkan tetapi dapat dibedakan, karena tidak mungkin bercampur aduk antara keduanya.

 

Agama sebagai wahyu adalah mutlak, tidak berubah dari waktu ke waktu dan dari tempat ke tempat. Sedangkan  budaya, sekalipun berdasarkan agama dapat berubah dari waktu ke waktu dan dari tempat ke tempat. Oleh karena itu kebanyakan budaya berdasarkan agama, bukan sebaliknya yaitu agama berdasarkan budaya. Sekiranya itulah menurut kebenaran wahyu Tuhan yang diwartakan kepada para Nabi dan rasulnya.

 

Maka, konsekuensinya adalah agama bersifat primer, sedangkan budaya bersifat sekunder. Karena budaya merupakan ekspresi hidup keagamaan yang subordinate terhadap agama dan tidak pernah sebaliknya. Jadi, kesimpulannnya adalah agama adalah absolut/mutlak berlaku dalam semua ruang, waktu dan zaman, sedangkan budaya adalah relatif karena terbatasi ruang dan waktu.

About adminislat1

Check Also

Dalam NKRI Tak Ada Orang Kafir

Dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tak ada orang kafir. Pemeluk agama disebut berdasar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *