Home / Featured / Agama Dan Psikologi

Agama Dan Psikologi

Sekaitan dengan relasi antara agama dan psikologi terdapat tiga pandangan yaitu ; Pandangan pertama yang bersifat primitif karena meyakini klenik, mitos, sihir dan sejenisnya. Pandangan kedua yang berdasarkan pada prinsip filsafat karena meyakini kesehatan manusia lewat perspektif penyucian jiwa, harmoni diri dalam interaksi sosial dan menikmati penderitaan. Pandangan ketiga yang berdasarkan agama karena meyakini kenabian dan hari pembalasan karena bergantung pada prinsip prinsip utama yaitu pandangan dunia logis, membenahi perilaku dan menolak pesimisme dan nihilisme.

 

Oleh karena itu agama dikenal dengan perhatiannya yang besar pada penanganan masalah masalah psikologis manusia seraya memberi solusi terbaik bagi ketenangan jiwa. Hal ini diakui oleh para pakar kalangan psikologi William James dan Carl Jung.

William James mengatakan ; Hidup dengan agama memiliki keistimewaan aktif dan dinamis, sukacita dan ketenangan jiwa karena agama menentang mitos dan kesia siaan. Agama yang memerangi sikap menolak takdir dan predestinasi karena agama bertujuan mensucikan jiwa yang berujung pada harapan dan bahagia.

Carl Jung mengatakan ; orang yang punya pandangan religius terhadap dunia memiliki satu permata berharga yang merupakan sumber keindahan dan kebahagiaan hidup baginya. Orang seperti inilah yang mampu merasakan iman dan ketenangan karena tidak mungkin mereka menganggap agama sebagai kehinaan dan menyebut iman sebagai ilusi.

About adminislat1

Check Also

Jangan Menuntut Tuhanmu

Jangan menuntut Tuhan karena ditundanya permintan yang telah engkau minta kepada Alloh. Tetapi hendaknya engkau …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *