Home / Featured / Agama sebagai sumber Spiritualitas

Agama sebagai sumber Spiritualitas

Kritik agama kepada sains bertolak belakang dari aspek etika, karena sains hanya berhasil secara pendekatan tetapi miskin dari aspek etika. Pandangan masyarakat sains yang bertumpu hanya pada aspek sains berkonsekuensi menghilangkan dimensi spiritulitas transendental. Akibatnya, kehidupan masyarakat modern sedang menanti ancaman yang belum disadari sendiri yaitu dahaga spiritualitas. Oleh karena itu, peran agama sebagai sistem keimanan berlandaskan Tauhid yang menegaskan hanya Tuhan sebagai asal usul sekaligus tujuan hidup manusia, termasuk peradaban dan sains.

 

Sains berasal dari Tuhan yang harus digunakan sebagai semangat pengabdian kepadaNYA. Pada saat yang sama manusia harus tunduk kepada kodratnya sebagai ciptaan Tuhan yang terpilih sebagai agen agen peradaban di muka bumi. Tawaran tersebut sangat penting, karena semakin terlihat gejala kehampaan spiritual dan keterasingan religiusitas. Semua itu terjadi karena gaya hidup kebendaan zaman modern yang mengakibatkan manusia sulit menemukan diri dan makna hidupnya. Pandangan materialis telah menjadi berhala baru yang menghalangi manusia dari cahaya ilahi yang menciptakan kesadaran transendental dalam hidup manusia.

 

Jika Tuhan tidak lagi menjadi pusat orientasi manusia, kualitas kehidupan manusia menjadi rendah, karena Tuhan adalah pesona yang Maha Hadir (omnipresent) dan Maha Mutlak. Oleh karena itu, Tuhan sebagai eksistensi absolut tidak akan pernah lenyap, sebaliknya manusia sebagai eksistensi relatif pasti sedang dalam perjalanan menuju ke-MahaHadiranNYA, sehingga manusia tidak berputar putar di pusaran dunia yang tidak jelas dan tidak pernah berujung.

 

Dimensi spritualitas pada dasarnya adalah sebuah perjalanan dalam diri manusia itu sendiri, Mungkin masyarakat modern sanggup menciptakan sains yang luar biasa bahkan sampai bisa mengeksplorasi ruang angkasa, tetapi pada hakikatnya gagal mengenal dimensi religiusitas dan aspek spritualitasnya sendiri. Oleh karena itu, sekali lagi agama kembali dihadapkan pada tantangan baru agar berkontribusi bagi kelanjutan kehidupan umat manusia.

About adminislat1

Check Also

Jangan Menuntut Tuhanmu

Jangan menuntut Tuhan karena ditundanya permintan yang telah engkau minta kepada Alloh. Tetapi hendaknya engkau …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *