Home / Featured / Biadab Di Abad Yang Beradab

Biadab Di Abad Yang Beradab

Sebagian sosiolog berpendapat bahwa perang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia sejak awal karena sejak awalnya manusia adalah makhluk yang brutal dan keji. Namun sebagian sosiolog dan psikolog lain mengingkari teori ini dan berpendapat perang bisa dihapuskan dari kehidupan manusia karena sebenarnya perang disebabkan oleh penyimpangan logika dan etika. Bimbingan dan pendidikan yang benar dan ketertiban kondisi sosial yang selayaknya dapat menghapuskan penyebab perang yang mengakibatkan nyawa jutaan manusia hilang dan tidak dapat kembali lagi.

 

Sains dan teknologi telah menjadi saksi bahwa pada abad 20 terjadi ladang pembantaian berdarah. Abad ini dianggap sebagai lambang dari keserakahan, ambisi, bencana, ketidakadilan dan kekerasan yang merupakan tahap yang mengerikan dalam peradaban manusia.

 

Akhir dari perang dunia kedua antara kekuatan kekuatan imperialis yang berseteru demi kepentingan kepentingan material telah menciptakan trauma dan ketakutan massal yang tidak bisa dengan mudah terlupakan. Pada perang dunia I tidak kurang sekitar sembilan juta nyawa melayang sia sia, dua puluh juta orang menanggung cacat dan tidak bisa bekerja seumur hidupnya dan masih banyak catatan catatan buruk lain yang tidak terpublikasikan dan diketahui oleh masyarakat luas.

 

Dua perang dunia yang terjadi telah menjerumuskan manusia dalam pusaran penghancuran massal dan berakibat mengerikan bagi siklus kehidupan dunia. Tetapi fakta fakta tersebut tidak pula mengubah keserakahan material dan memberikan pelajaran penting bahwa semua hal tersebut berakibat pada kehancuran dunia. Bangsa bangsa yang beradab memanfaatkan berbagai macam kemampuan fisik, mental dan finansial bukan untuk perdamaian dunia dan keadilan sosial, melainkan menyiapkannya dan menimbun peralatan untuk mengulang kembali kehancuran yang telah terjadi sebelumnya.

 

Bertrand Russel berkata “Banyak negara bersaing mengirim astronot ke luar angkasa dan diluar dugaan, mereka menghancurkan dunia. Zaman dahulu satu satunya hasrat yang mendorong suku suku untuk menyerang adalah demi bahan pangan yang sedikit, tetapi sekarang masyarakat kaya melakukan bunuh diri karena irasionalitas”

About adminislat1

Check Also

Jangan Menuntut Tuhanmu

Jangan menuntut Tuhan karena ditundanya permintan yang telah engkau minta kepada Alloh. Tetapi hendaknya engkau …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *