Home / Isu-isu Dunia Islam / Konflik dan Perdamaian

Konflik dan Perdamaian

Kita dan Suriah: Tidak Trump, Tidak Putin, tapi Kita

Warga Muslim Suriah bersama warga Muslim dari enam negara Muslim lainnya (Iran, Irak, Libya, Somalia, Sudan, dan Yaman) dilarang masuk Amerika Serikat begitu rezim Donald Trump naik ke kursi kepresidenan AS. Seseorang diidentifikasi melalui agamanya untuk divonis apakah ia jahat atau baik adalah kejahatan moral paling mengerikan. Anda mungkin bertanya, …

Read More »

Tragedi Suriah dan Amnesia Dunia

Jumat 7 April 2017, membawa deja vu. Militer Amerika Serikat menembakkan 59 misil Tomahawk ke pangkalan militer Al-Sha’ayrat, Homs, Suriah. Sebenarnya ini bukan serangan pertama AS ke Suriah, namun sebelumnya AS selalu berdalih sedang membombardir militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).   Pada 22 Maret lalu, koalisi militer yang …

Read More »

Ormas Radikal dan Demokrasi yang Tersandera

Demokrasi membuka ruang publik (public sphere) seluas-luasnya, termasuk kepada mereka yang menentangnya. Ini paradoks negeri Muslim yang baru memeluk demokrasi. Ketika keran kebebasan dibuka, yang mengambil peran dan bersuara lantang justru mereka yang kelak jika berkuasa akan secara perlahan membunuh demokrasi dengan menutup keran kebebasan itu. Sebelum tahun 1998 partai politik …

Read More »

Privasi Politik: Agar Tidak Terjadi Perang Antar Kita

Demokrasi adalah sebuah sistem politik yang mengasumsikan bahwa suara tiap individu itu sakral. Semuanya harus dipertimbangkan dan dianggap setara dan sederajat, karena suara mayoritas individu (rakyat) dalam suatu masyarakat itu merepresentasikan suara Tuhan (baca: kebaikan/kemaslahatan tertinggi). Nah, di dalam sistem demokratis itu, ada sejumlah asas yang harus dipelihara agar suara …

Read More »

Mengkaji Apa itu Islam

Pertanyaan apa itu Islam dan apa itu islami, penting dan aktual buat kita di Indonesia, yang berdebat apakah orang itu Muslim, atau kafir; apakah politiknya Islami, atau sekuler; apakah pakaiannya Islami; apakah teroris itu Islam atau bukan; apakah non-Muslim bisa bertindak Islami; apakah sebuah negeri kafir bisa dianggap Islami. Syaikh …

Read More »

“Intoleransi Jadi Masalah Jika Negara Tidak Bertindak”

Pria bernama Franz Graf von Magnis yang berasal dari Jerman ini tiba di Indonesia sejak rezim Sukarno sejak ia belum menjadi pastor. Magnis akhirnya menjadi imam Katolik yang bertugas di sini sampai menjadi warga negara Indonesia dan mengubah namanya menjadi Franz Magnis-Suseno. Hingga usianya yang ke-80, Magnis mengalami beberapa rezim dan dua kali perubahan politik besar Indonesia. Ia …

Read More »

Intoleransi Masih Tinggi, Terbanyak di Jawa Barat

Selasa, 10 Januari, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia melansir laporan tahunan tentang kondisi kebebasan beragama dan berkeyakinan selama 2016. Laporan setebal 59 halaman ini dibuat oleh pelapor khusus, yang dibentuk sejak 2013, karena “semakin meningkatnya pengaduan pelanggaran hak atas kebebasan beragama … dan minimnya perhatian negara dalam penuntasan pelbagai pelanggaran hak …

Read More »

Warga Negara Mayoritas Muslim Terhina oleh Kebijakan Trump

Langkah kontra terorisme yang diterapkan pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan melarang para warga Arab dan Iran yang berencana melakukan perjalanan ke AS mendatangi negara tersebut dianggap sebagai sebuah penghinaan dan praktik diskriminasi oleh penduduk di negara mayoritas Muslim. Penilaian itu bermunculan ketika Sabtu (29/1/2017) waktu setempat lima warga negara Irak …

Read More »