Home / Keindonesiaan / Sosial (page 3)

Sosial

Fatwa MUI Bukan Hukum Positif

“Fatwa Majelis Ulama Indonesia bukanlah hukum positif.” Pernyataan tersebut saya gunakan sebagai mukaddimah dalam kolom ini dengan tujuan penegasan pendapat saya bahwa fatwa yang diterbitkan oleh MUI tidak bernilai sebagai hukum positif. Tentunya, sebelum sampai ke penegasan itu, saya mengajukan dua perihal yang saya jawab terlebih dahulu, yang kemungkinan besar …

Read More »

Rintihan Batin Gelandangan di Malam Lebaran

Ya Allah, aku menggigil diterpa angin malam saat jalanan mulai tampak sepi. Sesekali kulihat orang yang senasib denganku, tampak bersandar lunglai di tepi trotoar seberang sana. Separtinya dia bernasib lebih baik dariku karena kulihat kardus alas tidurnya masih lebih utuh dari milikku. Bajunya pun tampak belum seberapa lusuh, utuh tanpa …

Read More »

Agama, Kebangsaan Dan Demokrasi Nurcholish Madjid Dan Kemanusiaan

Franz Magnis-Suseno   ABSTRAK   Pernyataan Nurcholish Madjid bahwa “Islam adalah agama kemanusiaan terbuka,” menga- jak kita untuk merenungkan kembali arti Islam sebagai agama yang menghormati martabat manusia. Iman kepada Allah hanya benar kalau terwujud dalam hormat terhadap ma- nusia, ciptaan tertinggi Allah. Agama, segenap agama, mesti dapat dirasakan sebagai …

Read More »

Sains dan Transformasi Sosial

Percayakah Anda bahwa jumlah perguruan tinggi di Indonesia saat ini berada dalam kisaran yang sama, dan bahkan melebih jumlah yang ada di seluruh negara Eropa? Ya, memang demikian kenyataannya. Data terakhir Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi menunjukkan, saat ini jumlah perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia telah mencapai angka 4.438 …

Read More »

Jebakan Bubble Information

Sejak awal ditemukannya, teknologi internet telah memberi impian indah bagi banyak orang berjiwa bebas. Sebuah mimpi indah di mana teknologi informasi diharapkan makin meluaskan wawasan, mengenalkan ide-ide baru, dan melesatkan dunia ke masa depan yang cemerlang. Sebuah masa depan cerah di mana kita terkoneksi dengan dunia, dengan orang-orang yang cerdas, …

Read More »

Kenali Realitas Sebagaimana Mestinya

Kita harus mengenal realitas sebagaimana mestinya, bukan kita tafsirkan menurut kepentingan kita. Setiap orang berusaha agar hakikat sesuatu sama halnya dengan realitas sehingga mampu melihat segala peristiwa dengan kondisi utuh. Berbeda hal dengan kelompok kriminal, mereka tafsirkan realitas menurut selera mereka. Sebenarnya, mereka telah menipu diri sendiri dan membutakan hati …

Read More »

Fatwa MUI dan Tanggung Jawab Kewargaan

Sebagaimana mutakhir diberitakan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat hendak menyusun beberapa kriteria tentang ajaran sesat, khususnya ajaran yang “mencaci-maki Sahabat Nabi Muhammad SAW, menolak kepemimpinan al-Khulafa’ ar-Rasyidun, dan memperbolehkan nikah mut’ah.” Kriteria ini jelas diarahkan kepada Syiah, yang sebagian telah menjadi korban tindakan kekerasan. Maka kini adalah waktu yang tepat, …

Read More »