Home / Universalia / Kajian Kontemporer (page 10)

Kajian Kontemporer

Epistemologi Islam

Teori tabula rasa dipopulerkan oleh filosof Inggris di zaman modern, John Locke (1632-1704 M). Teori ini menyatakan bahwa manusia lahir dalam keadaan tanpa membawa pengetahuan apapun dan kemampuan apapun. Tidak ada yang namanya ide bawaan (innate idea), yang merupakan beberapa konsep pasti (certain knowledge) dalam benak seseorang ketika dilahirkan. Ia …

Read More »

Nalar Para Nabi Sosial

Individu, Pengetahuan, dan Masyarakat Awal mulanya adalah relasi antara individu-pengetahuan-masyarakat! Apa itu individu? Secara sederhana, individu (Inggris: individual, Latin: individuus “tidak dapat dibagi—dari in, “tidak”, dan dividuus, “dapat dibagi”, sepadan dengan kata Yunani atomon yang berarti “tak dapat dibagi” ) merupakan entitas terkecil dari masyarakat yang tak dapat dibagi. Relasi …

Read More »

Logika Tindakan [Membangun Sistem Nilai Religius]

Tidak sekedar berbuat, lalu mati Tapi, Anda mesti tahu, kenapa ? Alfred Lord Tennyson (1892) Dalam pengertian Arestotelian, logika didefinisikan dengan sejumlah kaidah yang mengawal proses berfikir benar. Kata “berfikir” tersebut di akhir tadi, menegaskan bahwa kaidah-kaidah logika yang dikuak Arestoteles mengatur satu dimensi kehidupan manusia, yaitu kehidupan teoritis. Secara …

Read More »

Kebahagiaan dan Penderitaan

Tauhid mengajak kita untuk melihat bahwa alam semesta secara apriori, dan menurut argumentasi para filosof, pasti harus memiliki pangkal keberadaan dan dikenal dengan wajibul wujud (necessary being). Konsep wujud ini kemudian dikembangkan dalam rangka untuk mengenal Tuhan. Dengan argumentasi yang sama, kita membuktikan tentang keberadaan – Nya. Kemudian muncul pertanyaan …

Read More »