Home / Universalia / Kajian Kontemporer / Gandhi, Perlawanan dengan Cinta

Gandhi, Perlawanan dengan Cinta

Pasukan Inggris “salah satu yang terkuat” dan “disegani” dunia. Kala itu harus undur diri dari India. Hanya karena kekuatan cinta s’orang manusia kurus kering. Berbaju sederhana dan makan seadanya sebagaim mayoritas rakyat India yang papa. Mohandas Karamchand Gandhi. Alias, Mahatma Gandhi. Alias, sang Jiwa Agung. S’orang pengacara kenamaan di masanya dan pada awalnya. Shrsnya ia dapat menikmati kehidupan yang nyaman di Afrika Selatan. Namun perlakuan yang diterimanya sebagai warga kelas dua di sana. Membuat ia sll terbayang ttg bagaimana nasib bangsanya, yang merana di bawah kaki imperialisme Inggris.

Gandhi pun meninggalkan suasana hidup mewahnya di Afrika Selatan. Gandhi kembali ke negerinya. Kala turun dari kapal orang-orang India menyambutnya. Dimintanya ia naik keatas panggung. Begini katanya, “Terima kasih atas penyambutan anda semua. Saya telah cukup lama meninggalkan India. Saya takbanyak tahu bagaimana persisnya keadaan di sini. Jadis aya tak mungkin untuk pidato berlama-lama”.

Gandhi memutuskan tinggal di tengah-tengah rakyat India. Sebagai ungkapan kemandirian ekonomi (swadeshi) terhadap bercokolnya kekuatan bisnis Inggris di India. Gandhi menenun sndari baju yang dipakainya.Ia berkeliling India untuk bs tahu bagaimana persisnya denyut napas rakyat di India.

Gandhi menemui begitu banyakorang-orang yang miskin yang mengeluhkan kemiskinan padanya. Uniknya, Gandhi tak menjanjikan apapun pada mereka. Ia tak menjanjikan makanan atau uang seperti politisi-politisi lainnya. Yang ia berikan justru sebuah pertanyaan yang bernada ajakan. “Apa yang haruskita lakukan agar semua dari kita bs kuat untuk mnjwb semua pertanyaan yang berupa sikon terkini dlm hidup ini”, begitu katanya.

Gandhi tidak pernah menunjukkan dirinya sebagai s’orang pemimpin yang populis. Pemimpin yang baik adlh diri yang bs mengajak dan meyakinkan orang lain untuk berbuat semurni-murninyanya, berbuat dan berjuang untuk mnjadiyang terbaik. Demi, mampu keluar dari himpitan kesulitan hidup yang dibikin kaum imperialis. Bukannya pemimpin yang mlh memanfaatkan keterjepitan orang lain untuk naik keatas. Dengan sikapnya yang tulus, rendah hati dan merakyat. Gandhi pun mendapatkan puncak kekuatan dan penghormatan yang jaditenaganya buat melawan tiran.

Dengan tanpa kekerasan (Ahimsha) dan dengan keteguhan pada kebenaran (Satyagraha) spnjng 30 thn lebih Gandhi berjuang melawan Inggris Raya brsm pemimpin2 India lainnya dari berbagai agama. Gandhi fokus pada pilihannya. Untuk bs melawan penindasan, kekerasan dan kelicikan dengan cinta, denganbkesabaran, dengan kerelaan. Ia siapkan diri untuk gagah menanggung sgl konsekuensinya.

Ketika kemerdekaan India akhirnya diraih thn1947. Peluang untuk mndapatkn tampuk emas kekuasaan pun ada di tangannya. Tapi ia tak ambi peluang itu. Gandhi menolak jabatan politik yang diberikan kongres. Ia memilih menghabiskan hidupnya di Ashram yang jauh dari kemegahan dan kenikmatan dunia. Baginya itu lebih mulia daripada hidup di istana. Jabatan bg Gandhi adlh “mahkota berduri”, begitu katanya.

-Andre Koesjadi-

About adminislat1

Check Also

Rahasia Berdoa

” Apabila Alloh telah melepaskan lidahmu untuk meminta, maka ketahuilah bahwa alloh akan memberi kepadamu”. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *