Home / Isu-isu Dunia Islam / Demokrasi / Kemenangan Aleppo, sebuah titik balik

Kemenangan Aleppo, sebuah titik balik

Duta Besar Inggris untuk Suriah, Robert Ford terlihat seperti menjilat ludahnya kembali. Ford adalah salah satu arsitek Perang Suriah. Namun dalam wawancaranya denga BBC pekan lalu, dia mengatakan, “Yang harus dilakukan Inggris adalah 3 hal: kita harus berhenti mendukung oposisi yang gagal dan terpecah-pecah, kita harus menghentikan sanksi ekonomi demi membantu rakyat Suriah, dan kita harus bekerja sama dengan Rusia untuk penyelesaian politik.”

Pengamat Timur Tengah, Musa Kazhim, menilai bahwa perubahan sikap media mainstream terjadi berkat kemenangan tentara Suriah di Aleppo.

“Kemenangan Aleppo memang sebuah titik balik. Sebagian media mainstream dunia mulai mengubah narasi dan membocorkan sebagian fakta yang selama ini mereka tutup rapat, ihwal apa yang sebenarnya terjadi di Aleppo khususnya, dan Suriah pada umumnya”.

Menurut Musa, perayaan puluhan ribu warga saat Aleppo direbut kembali oleh tentara Suriah sama sekali tidak bisa ditutup-tutupi. Fakta bahwa mereka sangat bergembira saat kota mereka terbebas dari kepungan teroris yang selama ini memberlakukan aturan “syariat” versi mereka, serta menghalangi bantuan kemanusiaan, menunjukkan dengan jelas pihak mana yang sebenarnya merupakan penjahat.

“Media tidak bisa selalu bohong karena ada kaidah dalam berbohong: tidak mungkin berbohong setiap saat dan kepada setiap orang,” ungkap Musa.

Media mainstream memang punya rekam jejak kebohongan yang amat masif terkait Perang Suriah. BBC sejak awal perang sudah melakukan pembohongan publik dengan menggunakan foto mayat anak – anak Irak (korban tentara AS) dan menyebutnya sebagai korban senjata kimia di Houla (dan menggiring opini bahwa Assad adalah pelakunya). Aljazeera membuat video liputan palsu terkait penyelamatan “korban bom di Aleppo”. Video liputan yang terindikasi kuat palsu juga dilakukan oleh BBC dalam film dokumenternya Saving Syria Children Berbagai kebohongan itu dengan cepat diketahui dan diberitakan oleh media-media alternatif.

“Kebohongan media mainstream terkait konflik Suriah juga sudah terlalu tampak, terlalu sering diverifikasi, dan akhirnya mereka tidak punya bahan lagi untuk berbohong,” ujar Musa.

Mungkin karena itulah, di samping juga fakta di lapangan yang menunjukkan Assad di atas angin, membuat sebagian media berbalik arah.

 

Sumber ; http://liputanislam.com/berita/media-massa-tidak-bisa-lagi-berbohong-soal-suriah/

About syauqi glasses

Check Also

Ormas Radikal dan Demokrasi yang Tersandera

Demokrasi membuka ruang publik (public sphere) seluas-luasnya, termasuk kepada mereka yang menentangnya. Ini paradoks negeri Muslim …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *