Home / Featured / Membebaskan Kebebasan
Freedom

Membebaskan Kebebasan

Tidak ada yang benar-benar ‘bebas’. Pada saat ‘bebas’ dari suatu ikatan maka kita akan terikat ikatan lain. Maka tidak akan ada kebebasan mutlak untuk manusia.

Banyak orang yang di sekitar memaknai kebebasan sebagai ketidakterikatan terhadap segala sesuatu yang mengukung, semacam bebas dari suatu belenggu, dan penjara kehidupan yang menjemukan. Kebebasan yang ditemukan dalam hingar bingar pola yang sama, dikelabui zaman dan ego.

Bebas sejatinya membuat manusia menjadi manusia, jujur dan apa adanya. Kebebasan menghancurkan segala topeng dan dehumanisasi. Kebebasan untuk memanusiakan manusia. Bebas bukan berarti manusia lepas dari semua ikatan, namun lepas dari segala ikatan yang membuat manusia jauh dari kemanusiaannya.

 

Dengan ‘menjadi manusia’ maka manusia meraih kebebasannya. Ketika meraih kebebasannya, manusia akan ‘bahagia’ dan ‘tenang’ seperti lautan tanpa badai. Kebebasan akan menggiring manusia kepada ‘asalnya’.

Pada dasarnya manusia itu innocent, lugu. Sebenarnya manusia akan bahagia cukup dengan hal-hal yang sederhana. Tidak perlu kerja keras yang muluk hanya untuk meraih kebebasan, karena kerja keras tidak akan terasa melelahkan jika memang kebebasan sejati yang manusia cari.

Jika mata ini fokus dan tahu pada tujuannya maka dalam prosesnya, cukup dengan harapan maka manusia akan terus hidup. Kebebasan akan hadir meski fisik terkungkung dan terpenjara.

Tidak perlu mengikuti pola yang dibuat-buat. Membuat dua, tiga, empat, ribuan, jutaan topeng semu yang menutupi jiwa demi pengakuan insan lain. Menuruti yang “seakan-akan” bukan yang “sesungguhnya”. Mari tengok contoh terkecil ketika kita memilih untuk membeli suatu barang misalnya, memangkah kita sesungguhnya butuh atau seakan-akan butuh lalu berpikiran pendek untuknya?

Dalam kehidupannya, manusia belajar memahami ikatan-ikatan yang mengikatnya. Setiap langkah yang kita jalani merupakan proses untuk mengurai itu semua. Sejalan dengan waktu, simpul demi simpul, sulaman demi sulaman. Manusia terikat satu dengan lainnya. Tidak hanya manusia, tetapi seluruh alam semesta.

Lantas keterikatan ini tidak membuatnya merasa terjerat, ini sama sekali tidak asing. Manusia akan berdenyut dengan ikatan-ikatan itu, ia akan menemukan batas-batas diri dan akhirnya turut mengalun dalam denyutan.

Ketika diri ini bebas maka jiwa akan ada dalam setiap karya, merasa kaya dalam kemiskinan, tetap teguh dan tenang meski ditempa sejuta nestapa, keangkuhan tidak lagi merasuk pada diri. hal ini akan menumbuhan buah ranum kehidupan yang manisnya tiada akan berdusta. Carilah kebebasan itu dalam proses menempuh dan menempa jiwa. Mengakarlah pada diri sedalam-dalamnya.

Akhirnya ego manusia sendirilah pembatas terbesar manusia. Sehingga yang perlu dipahami dan ditemukan oleh manusia adalah ikatan semacam apa yang sebaik-baiknya ikatan. Ikatan yang mampu membawa dirinya pada kejujuran diri, menuju kebebasan. Ikatan yang menjerat menyesakkan maupun longgar menjaganya tidak akan dirisaukan karena manusia telah bebas.

Bagaikan dalam pelayaran, seseorang tidak akan mengutuk lautan dan ombak jika sadar bahwa laut jua yang membawa diri dan perahunya sampai ke dermaga. Pada akhirnya, tulisan ini wujud ekspresi kebebasan.

 

Sumber : http://www.qureta.com/post/membebaskan-kebebasan

About syauqi glasses

Check Also

Jangan Menuntut Tuhanmu

Jangan menuntut Tuhan karena ditundanya permintan yang telah engkau minta kepada Alloh. Tetapi hendaknya engkau …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress database error You have an error in your SQL syntax; check the manual that corresponds to your MySQL server version for the right syntax to use near '%b, %b)' at line 1 for query INSERT INTO `wp_tsw_log` (`IP`, `Time`, `IS_BOT`, `IS_HIT`) VALUES ('54.163.209.109', 1513121150, %b, %b) made by require('wp-blog-header.php'), require_once('wp-includes/template-loader.php'), include('/themes/sahifa/single.php'), get_sidebar, locate_template, load_template, require_once('/themes/sahifa/sidebar.php'), dynamic_sidebar, call_user_func_array, widget_traffic_stats, view