Home / Featured / Peran Akal Dalam Agama

Peran Akal Dalam Agama

Tidak diragukan lagi akal adalah cahaya pemahaman dan kesimpulan, tanpa bantuan cahaya/akal tersebut memahami Alquran dan Hadis terasa sulit dan terkadang mustahil. Maksudnya adalah, kalangan rasionalis dan para penentang akal, sama sama mengafirmasi status akal sebagai cahaya/pelita penerang dalam memutuskan konsep konsep agama, bahkan hukum hukum praktis syariat agar diverifikasi oleh akal. Dan lebih daripada itu, mereka menolak hukum hukum agama yang irasional apalagi yang anti rasionalitas.

 

Akal sebagai tolak ukur berfungsi sebagai identifikasi yang benar dan yang salah, akal bahkan menjadi satu satunya tolak ukur bagi sebagian konsep konsep agama. Pada wilayah ini, konsep konsep agama yang rasional yang dapat diakui secara valid, sedangkan konsep konsep agama yang irasional tidak punya validitas sedikitpun untuk dibuktikan.

 

Salah satu tugas akal adalah mengafirmasi agama. Akal mengakui keniscayaan diutusnya para Nabi oleh Tuhan, dan dalam skala ini agama sama sekali tidak bertentangan dengan prinsip prinsip akal, karena prinsip akal lebih dahulu daripada agama. Oleh karena itu tidak mungkin dan mustahil agama bertentangan dengan akal. Dan tidak hanya itu, akal juga bisa membuktikan prinsip prinsip keimanan dengan menggunakan argumentasi seputar konsep konsep agama, berdasarkan alasan inilah rangkaian konsep konsep distorsi para agamawan yang menjadikan agama sebagai alat kepentingan akan tersingkap terang layaknya terangnya sinar matahari di tengah hari.

About adminislat1

Check Also

Jangan Menuntut Tuhanmu

Jangan menuntut Tuhan karena ditundanya permintan yang telah engkau minta kepada Alloh. Tetapi hendaknya engkau …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *