Home / Featured / Relasi agama dan negara

Relasi agama dan negara

Dalam lintasan panjang sejarah manusia terjadi perdebatan panjang tentang relasi agama dan negara. Berbagai penelitian dan studi ilmiah dilakukan berdasarkan fakta fakta yang bertujuan menyelaraskan konsep relasi agama dan negara agar menemukan relasi rasional tentang konsep agama dan negara yang tidak jarang menimbulkan perpecahan, konflik dan ketegangan karena tidak menemukan jawaban dari relasi tersebut. Lalu, apa dan bagaimana relasi agama dan negara?

Konsep relasi agama dan negara pada dasarnya bersifat irisan, antara agama dan negara terhubung konsep yang bersifat timbal balik, yaitu agama membutuhkan negara sebagaimana negara membutuhkan agama yang bertujuan untuk memelihara keadilan, moral dan spiritualitas berdasarkan kontrak sosial yang disepakati oleh seluruh warga negara. Karena pada hakikatnya negara adalah kumpulan dari manusia yang membentuk sistem tata sosial yang bersifat horizontal dalam hubungan manusia dengan manusia lainnya untuk mencapai tujuan bersama.

Dengan demikian, negara memiliki sebab akibat langsung dengan manusia, karena manusia adalah pendiri negara itu sendiri. Oleh karena itu konstitusi yang berlaku pasti berdasarkan kontrak sosial karena negara memiliki general will/tujuan umum sekaligus memperhatikan particular interest/kepentingan individu setiap warga negaranya, karena yang berdaulat adalah warga negara, sedangkan pemerintah hanyalah “Simply and solely a commission and employment, in which the rules, more officials of the sovereign, exercise in their own name the power of which it makes them depositories”.

Sehingga kesimpulannya tidak mungkin terjadi ketegangan antara agama dan negara, tetapi sebaliknya agama dan negara satu sama lain saling mengisi dan memiliki kesamaan untuk mengurangi konflik yang telah terjadi terus menerus berkepanjangan.

About adminislat1

Check Also

Jangan Menuntut Tuhanmu

Jangan menuntut Tuhan karena ditundanya permintan yang telah engkau minta kepada Alloh. Tetapi hendaknya engkau …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *